4 Faktor Menarik
dalam Segitiga Bermuda
Sejarah Awal
Segitiga Bermuda
Segitiga
Bermuda merupakan wilayah di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2
atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda,
wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko,
teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara
bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat. Segitiga
Bermuda terletak didasar laut yang terdapat sebuah Piramid besar, mungkin
besarnya melebihi besar Piramid yang berada di Kairo Mesir.
Pada masa
pelayaran Christopher Colombus, saat melintasi area segitiga Bermuda, salah
satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”.
Beberapa orang pun telah mengamati sesuatu seperti meteor. Penjelasan dari
beberapa narasumber pun menyatakan keanehan Segitiga Bermuda bahwa disana
terdapat beberapa faktor seperti, adanya gas methana dan Pusaran Air, memasuki
lorong waktu, adanya pangkalan UFO, dan terdapat sebuah telaga Air Kehidupan yang sanggup membuat awet muda
dan panjang umur.
1. Gas Methana dan pusaran air
Peristiwa
lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius disebabkan karena
adanya gas
methana di wilayah
perairan tersebut. Pernyataa ini
dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi
Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya
memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri
lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.
Menurut Bill
Dillon dari U.S Geological Survey, air bercahaya putih itulah penyebabnya.
Didaerah segitiga maut Bermuda, tetapi juga di beberapa daerah lain sepanjang
tepi pesisir benua, terdapat "tambang metana". tambang ini terbentuk
jika gas metana menumpuk di bawah dasar laut yang tidak dapat ditembusnya. Gas
ini bisa saja muncul secara tiba-tiba dari dasar laut retak.
Air yang dilalui gas ini mendidih sampai terlihat
sebagai "air bercahaya putih". Blow out serupa yg pernah terjadi
dilaut Kaspia sudah banyak menelan anjungan pengeboran minyak sebagai korban.
Regu penyelamat yang dikerahkan tidak menemukan sisa sama sekali. Mungkin
karena alat dan manusia yang menjadi korban tersedot pusaran air, dan jatuh
kedalam lubang bekas retakan dasar laut, lalu tanah dan air yang semula naik ke
atas tetapi kemudian mengendap lagi didasar laut, menimbun mereka semua.
2. Lorong waktu (worm holes)
Dalam
sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang
hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga
Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.
Seorang
ilmuwan Amerika yang bernama Ado Snandick
berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang
lain, itulah objektifitas keberadaan lorong waktu.
Dalam
penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori
hipotesisnya sebagai berikut:
- Objektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena kadang-kadang ia akan membukanya.
- Lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.
- Terhadap dunia fana di bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.
Disebabkan
lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu
bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan
30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.
Meskipun
beberapa teori dilontarkan, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya
tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat sebelum kontak
dengan menara pengawas terputus dan pesawat lenyap.
3. Pangkalan U.F.O.
Pemerintah
dan Akademis Independen A.S. mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan karena
tempat tersebut merupakan Pangkalan UFO sekelompok mahkluk
luar angkasa/alien yang
tidak mau diusik oleh manusia, sehingga kendaraan apapun yang melewati
teritorial tersebut akan terhisap dan diculik. Ada yang mengatakan bahwa
penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di bumi yang
tertanam di bawah Segitiga Bermuda, sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik
ke dalam.
4. Telaga Air
Kawasan Segitiga Bermuda terdapat sebuah telaga air, yang jika airnya diminum oleh siapa saja, maka akan menjadi awet muda dan panjang umur. Menurut pernyataan dari Syaikh Imam (selaku ulama besar), para setan dan iblis tidak bisa mendekati pusat kawasan Segitiga Bermuda, maka mereka pun berjaga mengelilingi kawasan tersebut dengan tujuan menghalangi siapa saja yang ingin melintas, agar tidak dapat memasuki titik inti dari kawasan segitiga bermuda, sehingga manusia tersebut tidak bisa mengetahui kebenaran alam yang sesungguhnya.
4. Telaga Air
Kawasan Segitiga Bermuda terdapat sebuah telaga air, yang jika airnya diminum oleh siapa saja, maka akan menjadi awet muda dan panjang umur. Menurut pernyataan dari Syaikh Imam (selaku ulama besar), para setan dan iblis tidak bisa mendekati pusat kawasan Segitiga Bermuda, maka mereka pun berjaga mengelilingi kawasan tersebut dengan tujuan menghalangi siapa saja yang ingin melintas, agar tidak dapat memasuki titik inti dari kawasan segitiga bermuda, sehingga manusia tersebut tidak bisa mengetahui kebenaran alam yang sesungguhnya.
Kronologi dari beberapa peristiwa
terkenal
- 1840: HMS Rosalie
- 1872: The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
- 1909: The Spray
- 1917: SS Timandra
- 1918: USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran
- 1926: SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk
- 1938: HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang
- 1945: Penerbangan 19 menghilang
- 1952: Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
- 1962: US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
- 1970: Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town.
- 1972: Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
- 1976: SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
- 1978: Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus
- 1980: SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
- 1995: Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien
- 1997: Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
- 1999: Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.
Nah,menurut informasi diatas kira-kira mana ya yang
faktornya lebih kuat mengenai Segitiga Bermuda? dan menurut kalian, faktor yang
mana yang paling menarik? Kalau menurut aku, sih, lebih menarik yang lorong
waktu, keren aja gitu hehe :`)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar